Sosialisasi Dan Edukasi Keselamatan Lalu Lintas Bagi Anak Usia Dini Dalam Membangun Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini Di Desa Permata Baru, Kecamatan Indralaya Utara

  • Rhaptyalyani Herno Della Sriwijaya University
  • M Agustien Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • E Buchari Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • E Kadarsa Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • D Y. Permata Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • S R. Fadillah Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • B F. Said Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • N S.R. Putri Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • A Y. Kurnia Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • H Fitriani Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
  • R Dewi Teknik Sipil, Universitas Sriwijaya, Palembang
Keywords: kecelakaan, lalu lintas, anak usia dini, tertib berlalu lintas

Abstract

ABSTRAK: Kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab utama kematian di dunia. Desa Permata Baru yang berada di Kecamatan Indralaya Utara, pada Kabupaten Ogan Ilir, merupakan kawasan desa binaan Universitas Sriwijaya yang memiliki mobilitas kendaraan tinggi karena letaknya yang strategis berada di jalur utama Kota Palembang dari/ke Kota Indralaya dan Kota Palembang dari/ke Kota Prabumulih. Namun, berdasarkan pengamatan dilapangan, kondisi jalan desa terkategori sempit, kebanyakan sudah mengalami kerusakan (ringan ke parah), serta minim fasilitas keselamatan yang dapat menimbulkan risiko yang tinggi bagi anak-anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan lalu lintas pada anak usia dini dan membangun budaya tertib berlalu lintas. Didalam kegiatan ini dilakukan pelibatan terhadap guru, orang tua, dan perangkat desa dalam menciptakan lingkungan yang aman dengan metode kegiatan yang meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif kepada siswa ataupun guru, penyediaan alat peraga edukatif (poster rambu, zebra cross portabel, rambu mini) dan kampanye budaya tertib lalu lintas. Dalam kegiatan PKM ini, terdapat inovasi yang berguna pada pembelajaran anak usia dini yang berupa modul pembelajaran, media bergambar dan mewarnai mengenai rambu, lalu lintas, dan keselamatan lalu lintas, media visual interaktif pembelajaran anak, serta QR code yang terhubung dengan materi edukasi digital. Dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif selama kegiatan PKM ini, diharapkan mampu menanamkan pemahaman dasar mengenai keselamatan lalu lintas sejak dini, memperkuat peran keluarga dan sekolah dalam berlalu lintas, serta menurunkan risiko tingkat kecelakaan anak di desa. Kegiatan PKM ini juga mendukung pencapaian SDGs poin 3 (kesehatan), poin 4 (pendidikan berkualitas), dan poin 11 (kota dan komunitas berkelanjutan).

Kata Kunci: kecelakaan, lalu lintas, anak usia dini, tertib berlalu lintas.

ABSTRACT: Road traffic accidents remain one of the leading causes of death worldwide. One of the main contributing factors is the low level of public awareness and understanding—particularly among children—regarding road safety and traffic discipline. Permata Baru Village, located in Indralaya Utara District, Ogan Ilir Regency, is an area with high vehicle mobility due to its strategic location on the main Palembang–Indralaya and Palembang–Prabumulih routes. However, the narrow and damaged village roads, combined with limited safety facilities, pose significant risks for children, especially those attending school. These conditions are further exacerbated by the lack of knowledge among parents and teachers about traffic safety education. This community engagement program seeks to improve traffic safety awareness among young children and foster a culture of discipline on the road. The activities involve teachers, parents, and village officials in creating a safer environment. The methods applied include socialization, interactive training, provision of educational tools (portable zebra crossings and miniature traffic signs) and traffic safety campaigns. The innovations offered consist of learning modules, illustrated and coloring materials, interactive visual media, and QR codes linked to digital educational content. Through participatory and collaborative approaches, the program is expected to instill fundamental road safety knowledge from an early age, strengthen the roles of families and schools, and reduce the risk of child accidents in the village. Moreover, this initiative supports the achievement of SDG 3 (Good Health and Well-being), SDG 4 (Quality Education), and SDG 11 (Sustainable Cities and Communities).

Keywords: accident, traffic, children, dicipline in road traffic

Published
2026-04-20
Section
Articles