SIGNIFIKANSI GEODIVERSITAS KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN BAGI PENGEMBANGAN GEOWISATA DAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM BERBASIS EDUKASI KEBUMIAN
Abstract
Dinamika dan evolusi geologi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan telah menghasilkan keanekaragaman serta bentang alam geologi yang unik, meliputi Bukit Situlanglang, intrusi granit, Goa Kelambit, serta satuan batuan andesit, metamorf, dan zona kompleks melange. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi dan peran geodiversitas wilayah tersebut dalam mendukung pengelolaan sumber daya geologi secara berkelanjutan. Metode yang diterapkan meliputi studi literatur, survei dan observasi lapangan dalam pengamatan fitur dan aspek geologi, serta analisis petrografi untuk mengetahui keanekaragaman mineralogi pada litologi batuan daerah penelitian. Proses tektonik masa lampau menghasilkan kondisi geologi unik, dimana batuan Pra-Tersier seperti phyllite, rijang, dan andesit terbentuk pada periode Paleozoikum hingga Mesozoikum akibat aktivitas subduksi. Pada masa Kapur awal, aktivitas magmatik membentuk intrusi granit yang dikenal sebagai Formasi Granit Garba. Selain itu, keberadaan gua karst pada batuan Tersier menunjukkan potensi pengembangan geowisata berkelanjutan. Dengan demikian, keanekaragaman geologi di wilayah ini memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata, pendidikan, industri, serta pembangunan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
