PEMERIKSAAN KUAT TEKAN FOAM CONCRETE MENGGUNAKAN RASIO SEMEN DAN AGREGAT

  • Fatimah Nadia Universitas Sriwijaya
Keywords: Foam Concrete, kuat tekan.

Abstract

ABSTRAK: Foam concrete dikembangkan sebagai material beton ringan dengan kekuatan memadai untuk konstruksi modern. Tantangan utama material ini adalah mencapai keseimbangan antara berat jenis rendah dan kuat tekan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi rasio semen dan agregat serta penggunaan Expanded Polystyrene (EPS) sebagai pengganti sebagian agregat halus terhadap sifat fisik dan mekanik foam concrete. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan variasi rasio semen dan agregat 1:2,75; 1:3; dan 1:3,25, serta penambahan EPS sebesar 20% volume agregat halus. Pengujian meliputi slump flow, setting time, berat jenis, dan kuat tekan pada umur 28 hari dengan curing karung basah. Terjadi peningkatan hasil kuat tekan dan berat jenis dengan perbedaan rasio semen dan agregat. Berat jenis benda uji FC 1, FC 2 dan FC 3 adalah 1222 kg/m3, 1222 kg/m3 dan 1437 kg/m3 dengan hasil kuat tekan masing-masing 1,99 MPa, 1,17 MPa dan 3,20 MPa. Berat jenis benda uji FC-EPS 1, FC-EPS 2 dan FC-EPS 3 adalah 1038 kg/m3, 1083 kg/m3 dan 1106 kg/m3 dengan hasil kuat tekan masing-masing 1,16 MPa, 1,49 MPa dan 1,62 MPa. Berdasarkan hasil kajian bahwa rasio semen dan agregat memiliki peran penting dalam menentukan performa foam concrete dan dapat dioptimalkan untuk kebutuhan struktural ringan.

Published
2026-01-30