ANALISIS SEKUEN STRATIGRAFI FORMASI PENOSOGAN PADA DESA KALIGENDING, KEC. KARANGSAMBUNG, KAB. KEBUMEN, JAWA TENGAH

  • Rizqi Wahyu Pratama Universitas Sriwijaya
Keywords: Formasi Penosogan, Kaligending, Karangsambung, Stratigrafi, Sekuen Stratigrafi

Abstract

Salah satu cabang utama pada ilmu geologi adalah stratigrafi yaitu studi mengenai sejarah, komposisi, dan umur relatif serta distribusi perlapisan tanah dan interpretasi lapisan-lapisan batuan untuk menjelaskan sejarah Bumi. Stratigrafi ini mencakup asal-usul, komposisi, umur, sejarah, hubungan dengan evolusi organik, dan fenomena strata batuan lainnya. Lokasi penelitian kali ini berada di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah yang terbentuk ketika kerak bumi yang berbeda bergerak dan menghasilkan yang menyebabkan blok-blok batuan runtuh dan tercampur aduk. Penelitian kali ini difokuskan untuk meneliti sekuen stratigrafi di daerah Karangsambung, serta menginterpretasikan sejarah geologi daerah tersebut melalui kajian lapisan-lapisan batuan yang ada pada daerah penelitian. Metode yang dipakai dalam penelitian ini yaitu studi pustaka geologi regional, penampang stratigrafi diukur ( measurement section ), interpretasi dan korelasi sekuen stratigrafi. Berdasarkan hasil interpretasi dan korelasi sikuen stratigrafi yang telah dilakukan, terdapat 1 SB ( Sequence Boundary ) dan diantaranya terdapat TS ( Transgressive Surface ) dan MFS ( Maximum Flooding Surface ) pada masing-masing sikuen sehingga diperoleh 1 sekuen stratigrafi yang dimana pada sekuen tersebut terdapat LST ( Lowstand System Track ), TST ( Transgressive System Track ) dan HST ( Highstand System Track ). HST terdiri dari material sedimen kasar - halus, sedangkan LST didominasi oleh material sedimen kasar & TST didominasi oleh material sedimen halus ( lumpur ).

Published
2026-01-31