Limbah Abu Asphalt Mixing LIMBAH ABU ASPHALT MIXING PLANT (AMP) SEBAGAI SUBSTITUSI FILLER PADA LAPISAN AC-WC

ANALISIS KUAT TEKAN BETON ASPAL MENGGUNAKAN LIMBAH ABU ASPHALT MIXING PLANT (AMP) SEBAGAI SUBSTITUSI FILLER PADA LAPISAN AC-WC

  • Rina Rina Anisa Universitas Sriwijaya

Abstract

ABSTRAK: Limbah material konstruksi akan selalu berdampingan dengan pembangunan yang terus berlanjut. Di Provinsi Sumatera Selatan terdapat perusahaan- perusahaan Asphalt Mixing Plant (AMP) yang dapat menghasilkan limbah abu AMP yang cukup besar, dimana hasil limbah tersebut tergantung jumlah produksi AMP, makin besar produksi AMP maka makin besar pula limbah yang dihasilkan. Oleh karena itu solusi untuk memanfaatkan limbah abu AMP salah satunya digunakan sebagai pengganti filler pada lapisan AC-WC. Pada penelitian ini menggunakan variasi kadar aspal 5%, 6%, dan 7%, dan menggunakan filler limbah abu AMP 1%, 2%, 3%, 4%. Berdasarkan hasil pengujian Marshall dengan variasi kadar aspal 5%; 6%; dan 7%, didapatkan nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) yaitu 6,25% dan variasi filler limbah abu AMP 3 % sebesar 2764,50 kg, untuk nilai flow berada pada kadar aspal optimum dan variasi limbah abu AMP 1% sebesar 3,93 mm, untuk nilai VIM berada pada kadar aspal optimum 6,25% dan variasi filler limbah abu AMP 1% sebesar 4,92%, untuk nilai VFA berada pada kadar aspal 5% dan variasi filler limbah abu AMP 4% sebesar 90,41%, untuk nilai VMA berada pada kadar aspal optimum 6,25% dan variasi filler limbah abu AMP 3% sebesar 16,69%, untuk Marshall Quotient berada pada kadar aspal 6% dan variasi filler limbah abu AMP 3% sebesar 841,25.

Published
2026-03-06