Optimalisasi Tata Ruang Kelenteng Hok Tjing Bio: Solusi Pengaturan Jumlah Jemaat untuk Kenyamanan Beribadah.

  • Sri Lilianti Komariah
  • Listen Prima
Keywords: Pulau Kemaro, Pembatasan pengunjung, optimalisasi ruang, Imlek

Abstract

Optimalisasi fungsional Kelenteng Hok Tjing Bio di Pulau Kemaro sebagai destinasi wisata religi, terutama saat perayaan Imlek, menghadapi tantangan krusial berupa lonjakan masif pengunjung (overcrowding) yang secara signifikan mereduksi kenyamanan dan kekhusyukan umat Tri Dharma dalam menjalankan ritual ibadah. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini difokuskan untuk merumuskan rekomendasi intervensi arsitektur manajerial yang spesifik, yaitu melalui pembatasan jumlah pengunjung, yang bertujuan ganda: menunjang efisiensi ritual dan melestarikan nilai cagar budaya. Metodologi yang diaplikasikan adalah pendekatan kualitatif studi kasus, mengombinasikan observasi lapangan non-partisipatif selama hari puncak festival dan wawancara semi-terstruktur dengan pengelola. Temuan analisis mengindikasikan bahwa kapasitas kelenteng sering melampaui batas optimal, yang memicu disrupsi dalam prosesi ibadah. Rekomendasi strategis yang dihasilkan mencakup implementasi sistem kuota pengunjung terstruktur, pembagian waktu kunjungan berdasarkan klasifikasi tujuan (wisata dan ibadah), dan optimalisasi sirkulasi melalui pengaturan jalur masuk dan keluar. Lebih lanjut, diusulkan integrasi teknologi seperti pendaftaran daring (reservasi online) dan sistem antrean kloter untuk memitigasi kepadatan. Penerapan strategi ini diharapkan mampu menciptakan keseimbangan spasial yang esensial, sehingga dapat meningkatkan kualitas pengalaman beribadah umat Tri Dharma tanpa mengeliminasi nilai historis dan tradisi perayaan Imlek di Kelenteng Hok Tjing Bio.

Published
2026-01-31