Analisis Performa Reaktor Konversi Amonia Ditinjau Dari Rasio H₂:N₂ Terhadap Persen Mol Nh₃ Outlet Melalui Simulasi Aspen Hysys V14

Keywords: Amonia, Reaktor konversi amonia, Persentase mol NH₃, Rasio H₂:N₂, Aspen HYSYS

Abstract

Kinerja reaktor konversi merupakan faktor kritis dalam menentukan efisiensi produksi amonia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performa reaktor konversi amonia dengan mengevaluasi pengaruh rasio H₂:N₂ terhadap persen mol NH₃ pada outlet serta konversi reaktan H₂ dan N₂. Analisis dilakukan dengan membandingkan data desain dengan data aktual selama 12 minggu menggunakan simulasi Aspen Hysys V14. Hasil simulasi menunjukkan bahwa konversi aktual N₂ dan H₂ serta persen mol NH3 secara keseluruhan lebih rendah dibandingkan data desain. Konversi N₂ aktual berkisar antara 23,28% – 32,06% (rata-rata 27,65%), sedangkan desain sebesar 31,27%. Konversi H₂ aktual berada pada kisaran 26,85% – 29,73% (rata-rata 28,31%), lebih rendah dari desain 31,12%. Persen mol NH3 aktual berkisar antara 15,41% – 17,16% (rata-rata 16,08%), sedangkan desain sebesar 17,78%. Rasio H₂:N₂ aktual juga bervariasi berkisar diantara 2,38 – 3,58 dan sering menyimpang dari rasio stoikiometri ideal 3:1, yang mempengaruhi efisiensi konversi. Pencapaian konversi dan produksi NH₃ yang maksimal memerlukan pengendalian ketat terhadap rasio H₂:N₂ yang ideal, yaitu sekitar 3:1.

Author Biographies

M Haikal Oktariadi Putra, Universitas Sriwijaya

Student in Chemical Engineering, Engineering Faculty

Rahmat Shirly, Universitas Sriwijaya

Student in Chemical Engineering Departement, Engineering Faculty

Bazlina Dawami Afrah, Universitas Sriwijaya

Lecture in Chemical Engineering, Engineering Faculty

Published
2026-01-30