ANALISIS KARAKTERISTIK ALTERASI PADA BATUAN ANDESIT ANGGOTA INSU FORMASI GARBA, DAERAH LUBAR, OGAN KOMERING ULU SELATAN, SUMATERA SELATAN
Abstract
Kompleks Garba merupakan bagian dari basement di Cekungan Sumatera Selatan yang tersusun atas batuan pra-Tersier hasil koalisi antara Woyla Arc dan West Sumatera Block yang menutup Samudra Meso-Tethys pada kala Mesozoikum. Aktivitas tektonik ini memicu munculnya intrusi granit Formasi Garba yang menghasilkan fluida hidrotermal dan menyebabkan terjadinya alterasi pada batuan beku di sekitarnya. Penelitian ini difokuskan pada satuan andesit Anggota Insu Formasi Garba yang tersingkap di daerah Lubar, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik mineral alterasi dan menentukan tipe alterasi yang berkembang pada batuan andesit tersebut. Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan dan analisis petrografi terhadap sayatan tipis batuan berdasarkan variasi warna dan tekstur fisik. Hasil analisis petrografi menunjukkan adanya perubahan mineral primer menjadi mineral sekunder berupa klorit, kalsit, epidot, dan serisit yang terbentuk pada suhu relatif rendah. Berdasarkan kehadiran mineral-mineral tersebut, zona alterasi yang berkembang termasuk dalam fasies propilitik dengan intensitas alterasi rendah hingga sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa batuan andesit Formasi Garba telah mengalami pengaruh fluida hidrotermal dari intrusi granit di sekitarnya yang menyebabkan terbentuknya alterasi tipe propilitik.
