TRANSFORMASI DAN PERAN HISTORIS TAMAN KAMBANG IWAK DALAM PERKEMBANGAN KOTA PALEMBANG

  • Sri Lilianti Komariah
Keywords: Taman Kambang Iwak, Revitalisasi, Ruang Terbuka Hijau, Lansekap Kolonial, Palembang.

Abstract

Taman Kambang Iwak merupakan salah satu ruang publik tertua dan paling ikonik di Kota Palembang, yang mencerminkan perjalanan sejarah kota dari masa kolonial hingga era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan, perubahan fungsi, serta strategi keberlanjutan Taman Kambang Iwak. Pendekatan penelitian dilakukan secara kualitatif melalui metode observasi lapangan, studi literatur, dan analisis dokumentasi sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Kambang Iwak telah mengalami transformasi signifikan dalam aspek sosial, ekologis, dan spasial. Pada masa kolonial, taman ini berfungsi sebagai ruang rekreasi eksklusif bagi warga Belanda, dengan kolam ikan buatan sebagai elemen estetika utama. Setelah kemerdekaan, taman berubah menjadi ruang publik inklusif yang terbuka bagi masyarakat luas, dengan berbagai tambahan fasilitas rekreasi keluarga, fungsi sosial dan kulturalnya sebagai pusat kegiatan komunitas, serta beradaptasi dengan kemajuan teknologi melalui digitalisasi fasilitas, dan penguatan peran ekonomi kreatif. Studi ini menyimpulkan bahwa keberlangsungan Taman Kambang Iwak ditopang oleh enam aspek utama: nilai historis, fungsi sosial, ekologi perkotaan, infrastruktur adaptif, partisipasi masyarakat, dan inovasi digital. Strategi keberlanjutan ruang publik seperti pelestarian warisan budaya, integrasi fungsi ekologis, dan partisipasi komunitas perlu terus dikembangkan untuk menjaga keseimbangan antara nilai historis dan kebutuhan masyarakat modern. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi perencanaan dan pengelolaan ruang publik.

Published
2026-01-30