OPTIMASI DESAIN PIT BERDASARKAN BATAS WILAYAH KERJA DAN TARIF KONTRAK BATUBARA DI PT ULIMA NITRA, TBK.
Abstract
ABSTRAK: Optimasi desain pit merupakan tahap penting dalam kegiatan penambangan karena berperan dalam menentukan batas akhir tambang yang optimal secara teknis dan ekonomis. Penelitian ini dilakukan di PT Ulima Nitra, Tbk., Site Wiraduta Sejahtera Langgeng, Pit Blok 2 DUE, Muara Enim, Sumatera Selatan. Tujuan penelitian ini adalah merancanga desain pit yang teroptimasi dengan mempertimbangkan batas wilayah kerja (boundary) dan tarif kontrak batubara guna memaksimalkan keuntungan perusahaan. Metode yang digunakan adalah Incremental Pit Expansion dengan melakukan evaluasi bertahap terhadap beberapa scenario pit berdasarkan stripping ratio dan profit margin. Hasil penelitian menunjukkan desain pit optimal pada tahun 2025 memiliki potensi produksi batubara sebesar 436.897 ton dan overburden sebesar 1.422.893 BCM, dengan stripping ratio 3,25 dan potensi keuntungan mencapai Rp. 94.797.694.507. perencanaan ini membuktikan bahwa penentuan batas pit yang terintegritas dengan batas wilayah dan tarif kontrak harga batubara sangat penting dalam memaksimalkan efisiensi operasi serta profitabilitas dalam periode produksi tahunan.
Kata Kunci: optimasi pit, stripping ratio, profit margin, batubara, boundary.
ABSTRACT: Pit design optimization is a crucial stage in mining operations as it determines the final pit limit that is technically and economically optimal. This study was conducted at PT Ulima Nitra, Tbk., Wiraduta Sejahtera Langgeng Site, Pit Block 2 DUE, Muara Enim, South Sumatra. The aim of this research is to design an optimized pit by considering the mining boundary and coal contract price to maximize company profits. The Incremental Pit Expansion method was applied by conducting a step-by-step evaluation of several pit scenarios based on stripping ratio and profit margin. The results show that the optimal pit design for 2025 has a potential coal production of 436,897 tons and overburden removal of 1,422,893 BCM, with a stripping ratio of 3.25 and a potential profit of approximately IDR 94,797,694,507. This planning demonstrates that determining pit limits integrated with boundary conditions and coal contract rates is essential to maximizing operational efficiency and profitability within an annual production period.
Keywords: pit optimization, stripping ratio, profit margin, coal, boundary.
