ANALISIS FASIES DAN INTERPRETASI LINGKUNGAN PENGENDAPAN BERDASARKAN PENDEKATAN MEASURED SECTION DI LINTASAN SUNGAI KALISOKA, KEBUMEN, JAWA TENGAH

  • Andri Usmi Pratama Universitas Sriwijaya
  • Hanisa Dean Syaputri Universitas Sriwijaya
  • Ahmad Hafiz Nurmansyah Universitas Sriwijaya
  • Putri Natasya Salsabila Universitas Sriwijaya
  • Yogie Zulkurnia Rochmana Universitas Sriwijaya
Keywords: Fasies, Measured Section, Formasi Penosogan, Lingkungan Pengendapan, Turbidit

Abstract

Sungai Kalisoka yang terletak di Daerah Kalijaya, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen, merupakan salah satu lokasi penting untuk memahami evolusi sedimentasi Formasi Penosogan yang tersusun oleh endapan batulempung, batulanau, dan batupasir bersifat karbonatan. Formasi ini secara regional merekam aktivitas pengendapan turbidit yang berkembang pada tatanan kipas bawah laut (submarine fan system). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakter fasies dan menafsirkan lingkungan pengendapan daerah Kalijaya. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan measured section pada beberapa lintasan yang mewakili variasi litologi Formasi Penosogan. Setiap satuan diukur dan dideskripsikan berdasarkan ciri megaskopis seperti warna, ukuran dan sortasi butir, struktur sedimen, serta hubungan antar lapisan. Hasil pengamatan menunjukkan urutan vertikal dari batulempung berstruktur masif menuju batupasir dengan laminasi sejajar dan bersilang-siur, yang mengindikasikan urutan pengendapan turbidit sesuai model Bouma. Berdasarkan asosiasi fasies, lingkungan pengendapan diinterpretasikan sebagai bagian distal fan dari sistem kipas bawah laut. Pola fining upward yang berkembang menggambarkan penurunan energi arus sedimen ke arah laut. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman proses sedimentasi turbidit karbonatan serta evolusi stratigrafi Formasi Penosogan di Karangsambung.

Published
2026-02-02