Pengaruh Variasi Molaritas Naoh Terhadap Sifat Mekanis, Porositas, Dan Permeabilitas Pada Beton Porous Geopolimer

  • Muhammad Ridho Alpajri Universitas Sriwijaya
  • Bimo Brata Adhitya Universitas Sriwijaya
Keywords: Beton Porous Geopolimer, Molaritas NaOH, Kekuatan Tekan, Permeabilitas, Porositas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi molaritas NaOH (13M, 14M, 15M, 16M, 17M) terhadap sifat mekanik, porositas, dan permeabilitas beton porous geopolimer berbasis fly ash. Metode eksperimental melibatkan pengecoran sampel silinder (Ø10 cm × 20 cm) menggunakan agregat kasar (9,5–12,5 mm), rasio aktivator alkali/fly ash 0,45, dan pengawetan oven pada suhu 80°C selama 24 jam. Hasil menunjukkan bahwa 15M NaOH menghasilkan kekuatan tekan optimal 9,10 MPa (28 hari) dan kekuatan tarik belah 3,60 MPa (28 hari), dengan porositas 28.0340% dan permeabilitas 1.4147 cm/s. Peningkatan molaritas NaOH meningkatkan kepadatan matriks geopolimer karena peningkatan reaktivitas silika (SiO₂) dan alumina (Al₂O₃) dalam fly ash. Namun, molaritas >15M mengurangi kekuatan tekan karena pemisahan alkali. Nilai permeabilitas memenuhi standar ACI 522R-10 (0,14–1,22 cm/s), sementara porositas tetap dalam kisaran yang dapat diterima (15–35%). Studi ini merekomendasikan 15M NaOH untuk aplikasi beton porous geopolimer yang berkelanjutan dalam infrastruktur.

Published
2026-01-30