ANALISIS MIKROPALEONTOLOGI FOSIL FORAMINIFERA PLANKTONIK DAN BENTONIK FORMASI GUMAI DAN FORMASI BATURAJA, DAERAH MEHANGGIN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN, SUMATERA SELATAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan umur relatif dan lingkungan pengendapan Formasi Baturaja serta Formasi Gumai di daerah Mehanggin dan sekitarnya, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Analisis dilakukan melalui metode paleontologi dan petrografi terhadap tiga sampel batugamping dan batupasir karbonatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Formasi Baturaja memiliki umur relatif N8–N14 (Miosen Awal–Tengah) dengan lingkungan pengendapan Neritik Tepi hingga Neritik Tengah. Formasi Gumai memiliki umur relatif N8–N9 (Miosen Awal–Tengah) dengan lingkungan pengendapan yang sama, ditandai oleh dominasi spesies foraminifera planktonik beriklim hangat dan foraminifera bentonik khas laut dangkal. Kesamaan umur, lingkungan batimetri, serta karakter litologi antara kedua formasi menunjukkan adanya hubungan fasies menjari yang mencerminkan transisi lateral dari endapan karbonat laut dangkal menuju endapan klastik halus. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman hubungan stratigrafi dan dinamika pengendapan Formasi Baturaja dan Formasi Gumai di Cekungan Sumatera Selatan.
