GEOLOGI DAERAH KARANGKEMOJING DAN SEKITARNYA, KABUPATEN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN BANYUMAS, PROVINSI JAWA TENGAH
Abstract
Penelitian dilakukan pada Daerah Karangkemojing dan sekitarnya, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi keadaan geologi mulai dari aspek geomorfologi, stratigrafi, dan struktur geologi. Hasil analisis kemudian direkonstruksi menjadi sebuah model sejarah geologi dengan menggunakan metode observasi lapangan, analisis laboratorium, analisis studio, dan kartografi. Daerah penelitian terbagi menjadi delapan bentuk lahan, Punggungan Lipatan, Punggungan Sinklin, Lembah Antiklin, Lembah Sinklin, Dataran Denudasional Struktur Patahan, Perbukitan Denudasional Erosi Tinggi, Perbukitan Tinggi Denudasional Erosi Tinggi, dan Channel Irregular Meander. Stratigrafi daerah penelitian dengan urutan tua ke muda tersusun oleh Formasi Rambatan, Formasi Halang, Formasi Kumbang, Formasi Tapak, Anggota Batugamping Formasi Tapak dan Kuarter Aluvium. Struktur geologi yang berkembang pada daerah penelitian yaitu Sesar Karangkemojing I, Sesar Karangkemojing II, Sesar Tipar Kidul, Antiklin Karangkemojing, Antiklin Canduk, Sinklin Canduk, dan Sinklin Cirahab. Sejarah geologi dibagi berdasarkan urutan waktu meliputi, Miosen Tengah terendapkan Formasi Rambatan. Selanjutnya pada Miosen Akhir terendapkan secara menjari Formasi Halang dan Formasi Kumbang. Kemudian pada Pliosen Awal terendapkan Formasi Tapak hingga Pliosen Akhir terendapkan Anggota Batugamping Formasi Tapak. Pada Akhir Pliosen Akhir terjadi deformasi tektonik orde dua yang membentuk rangkaian struktur lipatan dan sesar. Terakhir pada Resen terendapkan Kuarter Aluvium dan terjadi proses denudasional yang berlangsung hingga saat ini.
