ANALISIS GEOMORFOLOGI BERBASIS DEMNAS DAN MORFOGENESA DAERAH PULAU BERINGIN DAN SEKITARNYA, KABUPATEN LAHAT, SUMATERA SELATAN
Abstract
Penelitian ini dilakukan di daerah Pulau Beringin dan sekitarnya, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Kenampakan suatu bentuk lahan yang beragam merupakan sebuah jejak nyata dari proses geologi yang telah berlangsung dalam kurun waktu yang panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik bentuk lahan melalui pendekatan geomorfologi guna memahami dinamika pembentukan lanskap secara menyeluruh. Metode penelitian yang digunakan yaitu observasi lapangan dan analisis data DEMNas yang difokuskan pada aspek morfometri, morfografi, dan morfogenesa. Daerah Pulau Beringin terbagi menjadi lima bentuk lahan yaitu Perbukitan Denudasional, Perbukitan Tinggi Denudasional, Dataran Banjir, Channel Bar, dan Channel Irregular Meander. Proses pembentukan bentuk lahan tersebut dipengaruhi oleh aktivitas tektonik, variasi litologi, serta faktor perusak seperti pelapukan dan erosi. Daerah penelitian didominasi oleh bentuk lahan denudasional yang menunjukkan bahwa daerah ini telah mengalami degradasi yang cukup signifikan dan ditandai dengan ditemukannya fenomena longsoran. Melalui pemahaman terhadap evolusi bentuk lahan, penelitian ini memberikan kontribusi dalam mendukung perencanaan wilayah dan strategi mitigasi bencana.
