PERANCANGAN DESAIN LAHAN BASAH BUATAN TIPE FREE WATER SURFACE UNTUK PENGOLAHAN AIR SUNGAI PENJEMURAN

  • Puteri Kusuma Wardhani Universitas Sriwijaya
  • Febrian Hadinata Universitas Sriwijaya
  • Nyimas Septi Rika Putri Universitas Sriwijaya
  • Rizki Hafizhan Universitas Sriwijaya

Abstract

ABSTRAK: Sungai Penjemuran di Kota Palembang mengalami pencemaran akibat limpasan air lindi dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukawinatan yang dekat dengan aliran sungai. Kondisi ini menyebabkan penurunan kualitas air secara signifikan, ditandai dengan nilai kadar BOD, COD, dan amonia yang berada di atas baku mutu air kelas II untuk peruntukan budidaya perairan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menguji sistem lahan basah buatan (constructed wetland) tipe Free Water Surface (FWS) sebagai alternatif teknologi pengolahan air sungai tercemar, yang dikembangkan dari skala laboratorium yang kemudian diadaptasi untuk skala lapangan. Penelitian ini mengkaji pengaruh variasi waktu tinggal hidrolik (12, 24, 48, dan 72 jam) terhadap efisiensi penyisihan BOD, COD, TSS, amonia, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu tinggal 72 jam memberikan hasil terbaik dengan efisiensi penyisihan sebesar 86% untuk BOD, 66,5% untuk COD, 88% untuk TSS dan 47% untuk amonia. Peningkatan BOD dan COD pada waktu tinggal 48 jam disebabkan oleh proses dekomposisi bahan organik sebelum sistem mencapai kondisi stabil. Sistem FWS skala lapangan juga dirancang dengan unit filtrasi, sedimentasi, dan aerasi, dengan estimasi biaya pembangunan sebesar Rp. 29.000.000. Hasi; penelitian ini mendukung penerapan lahan basah buatan tipe FWS sebagai solusi berkelanjutan untuk pengolahan air sungai tercemar.

ABSTRACT: The Penjemuran River in Palembang has been polluted by leachate runoff from Sukawinatan Landfill, whichflows directly into the river channel. This condition has caused a significant decline in water quality, with BOD, COD, andammonia exceeding the Class II water quality standards for aquaculture. This study aims to design and evaluate a FreeWater Surface (FWS) constructed wetland system as an alternative treatment technology for contaminated river water, developed from a laboratory-scale experiment and later adapted for field-scale application. The study investigated theeffect of varying hydraulic retention time (12, 24, 48, and 72 hours) on the removal efficiency of BOD, COD, TSS, ammonia, and pH. The results showed that a 72-hour retention time achieved the highest overall performance, with removalefficiency of 86% for BOD, 66.5% for COD, 88% for TSS, and 47% for ammonia. An increase in BOD and COD wasobserved after 48 hours, which was attributed to the decomposition of organic matter before system stabilization. A field-scale FWS system was also designed, incorporating filtration, sedimentation, and aeration units, with an estimatedconstruction cost of IDR 29,000,000. The results support the use of FWS constructed wetland as a sustainable solution forriver water treatment.

Published
2026-01-30