Jurnal Pertambangan https://www.ejournal.ft-unsri.com/index.php/JP <p><strong>Jurnal Pertambangan</strong> is a peer-reviewed open access journal. This Journal&nbsp; published by Department of Mining Engineering, Faculty of Engineering, Sriwijaya University. The topic to be covered in this Journal is in the field of mining including exploration, exploitation, processing, refining activities, health safety and mining environment<strong>.</strong> This journal is published 4 (four) times a year (trimonthly).</p> Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya en-US Jurnal Pertambangan 2549-1008 RASIO PENGGUNAAN AIR PERMUKAAN PADA PENAMBANGAN TIMAH ALLUVIAL https://www.ejournal.ft-unsri.com/index.php/JP/article/view/3294 <p>Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merupakan salah satu daerah penghasil timah alluvial terbesar di dunia, di mana kegiatan penambangan dilakukan terutama dengan metode hidraulik yang sangat bergantung pada penggunaan air permukaan. Tingginya intensitas pemanfaatan air permukaan dalam penambangan timah alluvial berpotensi menimbulkan permasalahan tata kelola penggunaan sumber daya air apabila tidak disertai dengan perhitungan penggunaan air yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menentukan besarnya debit air permukaan yang digunakan serta rasio penggunaan air terhadap hasil produksi timah alluvial. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengamatan langsung di lapangan, pengukuran debit air pada fasilitas penambangan dan pengolahan timah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total kebutuhan air permukaan pada kegiatan penambangan dan pengolahan mencapai 2.084 m³/hari dengan hasil konsentrat timah berkadar 40% sebesar 295 kg. Rasio penggunaan air permukaan yang diperoleh adalah 1:7, yang berarti setiap 1 kg konsentrat timah memerlukan sekitar 7 m³ air permukaan. Hasil kajian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan air permukaan yang lebih efisien dan berkelanjutan pada penambangan timah alluvial.</p> E. Harsiga E. P. S. B. Taman Tono Copyright (c) 2026 Jurnal Pertambangan 2026-05-12 2026-05-12 10 2 63 69 10.36706/jp.v10i2.3294 OPTIMALISASI CADANGAN BATUBARA MELALUI DIVERSI SUNGAI LENGKUPI STUDI KASUS PIT GAB 02 PT BUMI MERAPI ENERGI https://www.ejournal.ft-unsri.com/index.php/JP/article/view/3280 <p>Diversi sungai pada wilayah tambang terbuka tidak hanya berfungsi sebagai upaya pengendalian lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi strategi teknis untuk meningkatkan pemanfaatan cadangan batubara. Penelitian ini mengkaji secara komprehensif pengaruh diversi Sungai Lengkupi terhadap peningkatan cadangan batubara serta implikasinya terhadap kelayakan ekonomi penambangan di Pit GAB 02 PT Bumi Merapi Energi. Pendekatan penelitian dilakukan melalui integrasi analisis geologi, pemodelan sumber daya, desain pit optimasi, serta penerapan faktor pengubah sesuai SNI 5015:2019. Estimasi cadangan dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting sebelum dan sesudah penerapan desain diversi sungai, dengan mempertimbangkan batas pit ekonomis dan parameter teknis penambangan. Selanjutnya, evaluasi keekonomian dilakukan menggunakan metode <em>Net Present Value</em> (NPV), <em>Internal Rate of Return</em> (IRR), dan <em>Payback Period</em> (PBP) untuk menilai dampak finansial dari skenario diversi sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan diversi Sungai Lengkupi secara signifikan meningkatkan luas area tertambang dan volume cadangan batubara yang dapat diekstraksi secara ekonomis. Perubahan batas pit akibat eliminasi kendala alur sungai lama menghasilkan penurunan rasio kupas marginal serta peningkatan nilai NPV dan IRR proyek, disertai dengan percepatan periode pengembalian modal. Temuan ini mengindikasikan bahwa perencanaan diversi sungai yang terintegrasi dengan optimasi pit dapat berfungsi sebagai instrumen strategis dalam peningkatan nilai proyek tambang, tanpa mengabaikan aspek teknis dan lingkungan.</p> R. B. Hibaturrahman E. Ibrahim E. Sutriyono T. Toha F. Mahdyrianto Copyright (c) 2026 Jurnal Pertambangan 2026-05-14 2026-05-14 10 2 70 80 10.36706/jp.v10i2.3280 ANALISIS KESTABILAN LERENG RE-MINING MELALUI INTEGRASI PARAMETER DRAINED DAN UNDRAINED SU(Z): OPD MAHAYUNG https://www.ejournal.ft-unsri.com/index.php/JP/article/view/3305 <p>Aktivitas penggalian ulang <em>re-mining</em> pada material timbunan <em>out-of-pit dump</em> (OPD) Mahayung PT Bukit Asam Tbk dilakukan untuk mengekspos cadangan batubara ekonomis yang belum tertambang. Penggalian ini memiliki risiko geoteknik yang tinggi akibat heterogenitas material dan potensi pemotongan kaki lereng (<em>toe cutting</em>) timbunan yang mereduksi tahanan geser dan menurunkan nilai FK yang berpotensi memicu kelongsoran. Penelitian ini mengevaluasi kestabilan lereng <em>re-mining</em> pada tiga penampang sayatan (A–A’, B–B’, dan C–C’) melalui pendekatan integratif parameter kuat geser <em>drained</em> dan <em>undrained</em>. Metodologi penelitian menggabungkan investigasi lapangan berupa 14 titik <em>Standard Penetration Test </em>(SPT) dengan kedalaman investigasi 23-80 meter dan uji laboratorium (Triaxial UU serta <em>Direct Shear</em>). Kebaruan penelitian ini terletak pada pemodelan parameter kuat geser tak terdrainase sebagai fungsi kedalaman, Su(z), yang dikalibrasi berdasarkan hubungan SPT–UU untuk merepresentasikan profil kekuatan aktual akibat proses konsolidasi timbunan. Analisis kestabilan dilakukan menggunakan metode kesetimbangan batas (<em>Limit Equilibrium Method</em>) pada perangkat lunak <em>SLOPE/W</em> menggunakan (<em>Drained</em> <em>Mohr-Coulomb</em>) dan (<em>Undrained</em> Su(z)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Su(z) memberikan estimasi Faktor Keamanan (FK) yang lebih konservatif, dengan deviasi penurunan FK −22,75% hingga −33,46% dibandingkan asumsi <em>drained</em> Mohr-Coulomb. Identifikasi bidang gelincir kritis menunjukkan bahwa stabilitas sangat sensitif terhadap pemotongan kaki lereng. Integrasi profil Su(z) berfungsi untuk mencegah estimasi kestabilan lereng yang terlalu optimis (<em>over-estimate)</em> sehingga menjadi parameter krusial dalam menjamin operasional <em>re-mining</em> yang aman.</p> T. A. Kurniawan M. Asof B. Setiawan Copyright (c) 2026 Jurnal Pertambangan 2026-05-17 2026-05-17 10 2 81 91 10.36706/jp.v10i2.3305 MANFAAT SOSIAL PERTAMBANGAN PT TIMAH TBK UNTUK KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN MASYARAKAT SEKITAR TAMBANG https://www.ejournal.ft-unsri.com/index.php/JP/article/view/3277 <p>Kegiatan penambangan timah dengan metode tambang terbuka menghasilkan lubang bekas tambang (void) yang berpotensi dimanfaatkan sebagai reservoir air pada fase pascatambang. Selain menimbulkan perubahan lingkungan, aktivitas penambangan juga memengaruhi kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengkaji kelayakan teknis pemanfaatan air void serta menganalisis dampak penambangan dari aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Metode penelitian meliputi survei lapangan, pengujian kualitas air pada titik inlet dan outlet, analisis status mutu air menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP), serta penyebaran kuesioner kepada 42 responden masyarakat sekitar tambang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air void tergolong cemar ringan, dengan parameter <em>Biochemical Oxygen Demand</em> (BOD), <em>Chemical Oxygen Demand</em> (COD), dan mangan (Mn) melebihi baku mutu air kelas I berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021, sehingga memerlukan pengolahan sebelum dimanfaatkan sebagai air baku. Dari aspek sosial ekonomi, kegiatan penambangan memberikan manfaat melalui peluang kerja dan usaha. Namun, dalam konteks pemenuhan air baku, masyarakat cenderung tidak memanfaatkan air sungai dan bergantung pada air sumur serta PDAM yang menimbulkan beban biaya tambahan. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara manfaat ekonomi dan akses air, sehingga pemanfaatan air void berpotensi menjadi solusi teknis dan sosial dalam mendukung keberlanjutan sumber daya air pascatambang.</p> M. H. Fikri R. Juniah M. T. Toha Copyright (c) 2026 Jurnal Pertambangan 2026-05-19 2026-05-19 10 2 92 99 10.36706/jp.v10i2.3277 MECHANICAL EQUIPMENT INVESTMENT ANALYSIS TO MEET PRODUCTION TARGETS AT PT ABC, NORTH BENGKULU https://www.ejournal.ft-unsri.com/index.php/JP/article/view/3304 <p>The reallocation of production equipment to a subsidiary in 2025 significantly reduced fleet availability at PT ABC, preventing the company from meeting its annual coal production target of 617,000 tons. This decline in productivity necessitates immediate and meticulous investment planning for additional mechanical units to ensure long-term operational continuity. This study aims to analyze the requirements for loading and hauling equipment, calculate investment cost components, and determine the most efficient procurement scheme among cash purchase, leasing, and rental. Utilizing the Discounted Cash Flow (DCF) method, the research evaluates investment criteria such as Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Payback Period (PBP), while conducting a sensitivity analysis on coal price fluctuations and operational costs. The results indicate that the leasing scheme is the most profitable alternative, yielding the highest NPV of IDR 12,877.68 million, an IRR of 27.45%, and a payback period of 3.45 years. Sensitivity analysis reveals that a 5-10% decrease in coal prices exerts a more significant impact on declining profitability compared to an equivalent increase in operational costs. Consequently, the leasing scheme is recommended as the primary strategic choice due to its superior initial cash flow flexibility and market risk resilience.</p> R. Fajri.B F. Mahdyrianto M. Puspita Copyright (c) 2026 Jurnal Pertambangan 2026-06-02 2026-06-02 10 2 10.36706/jp.v10i2.3304 ANALISIS BALIK AREA LONGSOR LOW WALL PIT A DALAM MENENTUKAN PARAMETER GEOTEKNIK PT PAMAPERSADA NUSANTARA JOBSITE MTBU https://www.ejournal.ft-unsri.com/index.php/JP/article/view/3263 <p>Longsor dipicu oleh adanya lapisan lemah yang berperan sebagai bidang gelincir serta ketidaksesuaian parameter geoteknik yang digunakan dalam desain awal dengan kondisi aktual di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh nilai parameter geoteknik material pada saat terjadinya longsor dan memberikan rekomendasi geometri lereng yang aman berdasarkan hasil analisis balik. Metode analisis balik dilakukan menggunakan pendekatan <em>trial and error </em>dengan menurunkan nilai kohesi (c) dan sudut geser dalam (φ) hingga diperoleh kondisi lereng dengan Faktor Keamanan (FK) ≤ 1 yang merepresentasikan kondisi longsor. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai kohesi mengalami penurunan sebesar 76,1 persen dan sudut geser dalam menurun 47,8% dibandingkan nilai awal. Nilai FK yang diperoleh 0,9 dan Probabilitas Kelongsoran (PK) sebesar 22,6% yang menunjukkan bahwa lereng berada dalam kondisi tidak stabil saat longsor terjadi. Analisis kestabilan lereng dilakukan untuk memperoleh rekomendasi desain lereng aman menggunakan metode kesetimbangan batas Morgenstern Price dan kriteria keruntuhan Mohr Coulomb. Analisis mempertimbangkan pengaruh geometri lereng, keberadaan lapisan lemah, tekanan alat berat sebesar 74 kPa, muka air tanah pada kedalaman 8–10 meter, serta beban gempa dengan percepatan maksimum 0,3 g. Hasil analisis menunjukkan bahwa geometri lereng rekomendasi menghasilkan FK statis sebesar 4,48 dan FK dinamis sebesar 1,13 dengan nilai PK di bawah 4,8% berdasarkan Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 1827 K/30/MEM/2018.</p> R. Anggara D. E. Aryanti M. C. Dewi F. R. Winata Copyright (c) 2026 Jurnal Pertambangan 2026-06-03 2026-06-03 10 2 10.36706/jp.v10i2.3263 ROCK QUALITY DESIGNATION DAN GEOLOGICAL STREGTH INDEKS BATUAN FORMASI KAMPUNGBARU, DAERAH BATUAH, KUTAI KARTANEGARA https://www.ejournal.ft-unsri.com/index.php/JP/article/view/3290 <p>Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik massa batuan pada Formasi Kampungbaru di daerah Batuah, Kutai Kartanegara berdasarkan parameter <em>Rock Quality Designation</em> (RQD) dan <em>Geological Strength Index</em> (GSI). Penelitian ini penting dilakukan karena kualitas massa batuan menjadi parameter utama dalam evaluasi kondisi geoteknik dan perencanaan kestabilan lereng pada kegiatan penambangan. Selain itu, kajian mengenai distribusi kualitas massa batuan berdasarkan dua titik pengeboran geoteknik pada Formasi Kampungbaru masih perlu dikembangkan untuk memperoleh gambaran kondisi massa batuan yang lebih representatif. Metode penelitian yang digunakan berupa metode deskriptif kuantitatif melalui pengeboran geoteknik dengan metode <em>full coring</em> pada dua titik bor, yaitu DH-01 dan DH-02 dengan total kedalaman 109,64 m. Data yang dianalisis meliputi litologi, <em>core recovery</em>, nilai RQD, dan nilai GSI berdasarkan hasil <em>logging</em> inti bor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas massa batuan pada zona dekat permukaan umumnya berada pada kategori <em>very poor </em>hingga<em> poor</em> akibat tingkat pelapukan yang tinggi dan intensitas diskontinuitas yang besar. Seiring bertambahnya kedalaman, nilai RQD meningkat hingga kategori <em>fair </em>sampai<em> excellent</em>, sedangkan nilai GSI meningkat dari kategori rendah menjadi <em>good </em>hingga<em> very good</em>. Peningkatan kualitas massa batuan dipengaruhi oleh menurunnya tingkat pelapukan dan berkurangnya pengaruh faktor eksternal seperti air permukaan dan oksidasi sehingga batuan menjadi lebih kompak dan utuh. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi kondisi geoteknik dan pendukung perencanaan kestabilan lereng pada kegiatan penambangan di daerah penelitian.</p> A. J. Pontus T. P. H. Fauziah T. Trides R. Oktaviani R. Winonazada Copyright (c) 2026 Jurnal Pertambangan 2026-06-04 2026-06-04 10 2 10.36706/jp.v10i2.3290