OPTIMALISASI CADANGAN BATUBARA MELALUI DIVERSI SUNGAI LENGKUPI STUDI KASUS PIT GAB 02 PT BUMI MERAPI ENERGI
Abstract
Diversi sungai pada wilayah tambang terbuka tidak hanya berfungsi sebagai upaya pengendalian lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi strategi teknis untuk meningkatkan pemanfaatan cadangan batubara. Penelitian ini mengkaji secara komprehensif pengaruh diversi Sungai Lengkupi terhadap peningkatan cadangan batubara serta implikasinya terhadap kelayakan ekonomi penambangan di Pit GAB 02 PT Bumi Merapi Energi. Pendekatan penelitian dilakukan melalui integrasi analisis geologi, pemodelan sumber daya, desain pit optimasi, serta penerapan faktor pengubah sesuai SNI 5015:2019. Estimasi cadangan dilakukan dengan membandingkan kondisi eksisting sebelum dan sesudah penerapan desain diversi sungai, dengan mempertimbangkan batas pit ekonomis dan parameter teknis penambangan. Selanjutnya, evaluasi keekonomian dilakukan menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP) untuk menilai dampak finansial dari skenario diversi sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan diversi Sungai Lengkupi secara signifikan meningkatkan luas area tertambang dan volume cadangan batubara yang dapat diekstraksi secara ekonomis. Perubahan batas pit akibat eliminasi kendala alur sungai lama menghasilkan penurunan rasio kupas marginal serta peningkatan nilai NPV dan IRR proyek, disertai dengan percepatan periode pengembalian modal. Temuan ini mengindikasikan bahwa perencanaan diversi sungai yang terintegrasi dengan optimasi pit dapat berfungsi sebagai instrumen strategis dalam peningkatan nilai proyek tambang, tanpa mengabaikan aspek teknis dan lingkungan.
References
Haryadi, S., & Suciyanti, R. (2018). Potensi sumber daya dan cadangan batubara di Indonesia. Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Mendrofa, Y. C., Cahyadi, T. A., Haq, S. R., Ernawati, R., Nurkhamim, & Wicaksono, E. (2023). Analysis of river flow diversions in coal mining area in South Sumatra. Journal of Mining and Environmental Studies, 5(2), 87–98.
Flatley, A., & Markham, A. (2023). Establishing geomorphic reference criteria for design of river diversions around mine pits in the Pilbara, Western Australia. Mine Water and the Environment, 42, 293–311.
Pica, A. J., & Dombrowski, T. (2011). Geotechnical considerations in river diversion design for mining projects. Journal of Hydraulic Engineering, 137(5), 485–499.
Turner, J. P. (2016). Environmental issues in river diversion projects. Environmental Impact Assessment Review, 58, 23–35.
Wibowo, J., & Hermawan, S. (2021). Optimasi cadangan batubara pada area penambangan yang dibatasi alur sungai. Jurnal Rekayasa Pertambangan, 6(1), 11–20.
Cao, B., Wang, J., Guo, X., Li, W., & Liu, G. (2023). Research on boundary optimization of adjacent mining areas in open pit coal mine based on calculation of sectional stripping ratio. Scientific Reports, 13(1).
Hardiman, V., et al. (2024). Pemilihan optimum pit limit berdasarkan volatilitas harga batubara menggunakan discounted cash flow. Jurnal Pertambangan, 8(1), 1–10.
Syahrin, S. A., & Prasetyo, A. D. (2022). Financial feasibility study for a river diversion project to optimize the Pit P marginal reserve. Proceedings of ICSST 2021.
Suparto, M., Handayani, Rr, H. E., Iskandar, H. (2020) Kajian Teknis Pemindahan alur Sungai Dalam Rangka Konservasi Cadangan Batubara Dan Optimasi Pit Pada Area Penambangan Pt. Bumi Merapi Energi Kabupaten Lahat Sumatera Selatan. Undergraduate thesis, Sriwijaya University.
Wesli. (2008). Drainase Perkotaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.


