OPTIMASI BATAS PIT BERDASARKAN PERTIMBANGAN GEOTEKNIK DAN FINANSIAL PADA PT BUKIT ASAM TBK

  • I. F. Dani Universitas Sriwijaya
  • E. Ibrahim Universitas Sriwijaya
  • M. T. Toha Universitas Sriwijaya
Keywords: optimasi pit, kestabilan lereng, analisis finansial tambang, stripping ratio, transisi energi

Abstract

Perencanaan tambang batubara terbuka memerlukan integrasi kajian geoteknik dan finansial untuk menghasilkan batas pit yang aman serta layak secara ekonomi. Penelitian ini dilakukan pada Tambang Batubara Pit X Barat PT Bukit Asam, Tbk dengan tujuan mengoptimalkan batas pit berdasarkan kestabilan lereng dan kelayakan finansial serta mengevaluasi dampak risiko transisi energi terhadap keekonomian tambang. Optimasi pit dilakukan menggunakan algoritma Lerchs–Grossmann (LG) berbasis block model untuk memperoleh batas pit optimum. Analisis kestabilan lereng dilakukan dengan metode kesetimbangan batas untuk menentukan nilai Faktor Keamanan (FK) dan Probability of Failure (PoF) dengan mengacu pada Kepmen ESDM No. 1827 K/30/MEM/2018. Evaluasi finansial dilakukan menggunakan metode Discounted Cash Flow (DCF) dengan parameter Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Break Even Stripping Ratio (BESR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pit optimal (OPT 1) memiliki Stripping Ratio (SR) sebesar 5,58 dengan nilai BESR sebesar 11,63 pada kondisi non-transisi. Geometri lereng yang digunakan meliputi tinggi jenjang 8 m, sudut jenjang 45°, lebar berm 15 m, rest bench 30 m, dan lebar jalan 30 m dengan sudut keseluruhan lereng 6,77–19,61°. Analisis kestabilan lereng menghasilkan nilai FK statis sebesar 1,395 dengan PoF 3,27% serta FK dinamis sebesar 1,272 dengan PoF 4,89%. Evaluasi finansial menunjukkan nilai NPV sebesar USD 158.345.272 dan IRR sebesar 32,93%. Pada skenario transisi energi dengan Harga Batubara Acuan (HBA) USD 74/ton, nilai BESR menurun menjadi 9,38. Meskipun terjadi penurunan fleksibilitas ekonomi, kegiatan penambangan tetap layak karena nilai SR aktual masih lebih kecil dibandingkan BESR.

References

Hoek, E., & Bray, J. (1981). Rock Slope Engineering. London: Institution of Mining and Metallurgy.

Read, J., & Stacey, P. (2009). Guidelines for Open Pit Slope Design. Melbourne: CSIRO Publishing.

Lerchs, H., & Grossmann, I. F. (1965). Optimum design of open-pit mines. Canadian Mining and Metallurgical Bulletin, 58, 47–54.

Wyllie, D. C., & Mah, C. W. (2014). Rock Slope Engineering: Civil and Mining. London: CRC Press.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. (2018). Keputusan Menteri ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik. Jakarta.

Zhao, X., Liu, C., & Yang, Y. (2021). Integration of geotechnical constraints into open pit optimization. International Journal of Rock Mechanics and Mining Sciences, 141, 104728.

Pourrahimian, Y., & Askari-Nasab, H. (2020). Geotechnical risk management in open pit mine design. Mining Technology, 129(4), 193–205.

Kavousi, A., Jalali, S. M. E., & Hasanipanah, M. (2022). Slope stability consideration in ultimate pit limit optimization. Engineering Geology, 301, 106605.

Liu, W., Topal, E., & Dowd, P. (2023). Coupled economic–geotechnical optimization of open pit mines under uncertainty. Resources Policy, 82, 103458.

Hustrulid, W., Kuchta, M., & Martin, R. (2013). Open Pit Mine Planning and Design. London: CRC Press.

Sinclair, A. J., & Blackwell, G. H. (2002). Applied Mineral Inventory Estimation. Cambridge: Cambridge University Press.

Brady, B. H. G., & Brown, E. T. (2006). Rock Mechanics for Underground Mining. Dordrecht: Springer.

Whittle, D. (2013). Open pit optimization and design. In SME Mining Engineering Handbook. Society for Mining, Metallurgy & Exploration.

Hartman, H. L., & Mutmansky, J. M. (2002). Introductory Mining Engineering. New York: Wiley.

Ross, S. A., Westerfield, R. W., & Jordan, B. D. (2016). Fundamentals of Corporate Finance. New York: McGraw-Hill.

Torries, T. F. (2004). Evaluating Mineral Projects: Applications and Misconceptions. SME.

Published
2026-03-23